in ,

Aksi Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Bawa Keranda Mayat, ‘Dukun’ hingga ‘Mak Lampir’ Ikut Buruh Geruduk Istana Negara

Opera.net Massa yang tergabung dalam Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) turut menggelar aksi menolak Omnibus Law – UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (16/10/2020).

Massa dari SRMI turut membawa keranda mayat bertuliskan “RIP HATI NURANI DPR, TOLAK UU OMNIBUS LAW.”

Misalnya saja, ada massa yang mengenakan topeng Guy Fawkes — topeng dalam film V for Vendetta–, dandanan ala dukun, hingga mak lampir.

Sang orator yang berada di atas mobil komando kekinian tengah berorasi di depan puluhan massa yang berbaris rapi. Sang orator turut menyinggung dampak UU Cipta Kerja yang nantinya akan merugikan berbagai macam sektor.

Buruh dari SRMI membawa keranda mayat saat menggelar aksi tolak UU Cipta Kerja di depan Istana. (Opera.net)

SRMI bergerak menuju istana negara

“Bagaimana nanti nasib petani. Seharusnya pemerintah tidak tergesa-gesa. Bahwa sekarang sedang masa pandemi,” teriak sang orator.

Sementara itu, Massa mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah tiba lebih dulu di kawasan Patung Kuda. Puluhan massa mahasiswa itu tiba di lokasi sekitar pukul 13.38 WIB.

mereka mengapresiasi kan wujud mereka dengan costum dukun dan nenek lampir

Buruh dari SRMI saat menggelar aksi tolak UU Cipta Kerja di depan Istana Negara.

Pantauan Suara.com, massa yang menggelar unjuk rasa menolak Omnibus Law – UU Cipta Kerja itu hanya dapat menyampaikan aspirasinya di depan kawat berduri yang telah dipasang oleh polisi. Tepatnya, mereka tertahan di depan Gedung Indosat.

Orator yang memimpin aksi kekinian tengah mengajak massa lainnya untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tak hanya itu orator meminta massa untuk menunggu mahasiswa lainnya.

Halaman: 1 2

Rekomendasi

6.000 Mahasiswa Padati Kantor Jokowi Siang Ini, Mulai Pukul 13.00 WIB

Presiden Jokowi di Isukan bakalan Lengser dari Jabatannya lansung Ditepis oleh Mantan Perwira TNI-AD Hasanuddin