in ,

Kebangkitan Partai Masyumi Kembali, Mahfud MD: Masyumi Bukan Partai Terlarang

Kebangkitan Partai Masyumi Kembali, Mahfud MD: Masyumi Bukan Partai Terlarang

Pemerintah tidak melarang sama sekali pendeklarasian kembali Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) oleh sejumlah tokoh Islam.

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, Partai Masyumi tidak dilarang pendeklarasiannya karena bukan partai terlarang.

Baca juga: Inilah 25 Produk Prancis yang Beredar Luas di Indonesia Dan di Boikot Akibat dari penghinaan Nabi Muhammad SAW

“Ada yang mendeklarasikan pendirian Partai Masyumi. Apa boleh? Tentu saja boleh. Sebab dulu Masyumi bukan partai terlarang, melainkan partai yang diminta bubar oleh Bung Karno,” jelas Mahfud dalam pernyataannya di akun Twitter miliknya, @mohmahfudmd, Minggu (8/11/2020).

Hal ini berbeda dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dinyatakan terlarang oleh pemerintah. “Beda dengan PKI yang jelas-jelas dinyatakan sebagai partai terlarang,” lanjut Mahfud.

Saat ini yang terpenting bagi Partai Masyumi, kata Mahfud, adalah memenuhi syarat dan verifikasi faktual partai di Kementerian Hukum dan HAM.

Partai Masyumi Pernah Berjaya

Majelis Syuro Muslimin Indonesia merupakan kepanjangan dari Masyumi, partai politik Islam terbesar yang pernah berdiri di Indonesia.

Partai ini didirikan pada 7 November 1945 oleh Soekiman Wirjosandjojo, Mohammad Natsir, dan Prawoto Mangkusasmito. Organisasi Islam Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dahulu merupakan bagian dari partai ini.

Dalam pemilu pertama Indonesia, tahun 1955, Masyumi meraih suara tertinggi kedua. Sekitar 50 persen suara pemilih Masyumi berasal dari luar Jawa.

Halaman: 1 2

Rekomendasi

China Sampai Gemetar Melihatnya, Ternyata Indonesia Pernah Produksi Senjata Militer Canggih, Langsung Buat AS dan Australia Memesannya, Jadi Militer Terkuat Di Asia Tenggara

Kode Redeem 12 November 2020

Kamis Berbagi Kode Redeem Free Fire 12 November 2020